Archive for July, 2007

Wanita

Wednesday, July 11th, 2007

Wanita

 

 Wah
topik yang brat ni,,,gk kuat nulisny…wanita, mahluk yg katany dibentuk dari
tulang rusuk sang pria, pada jaman adam, yg lagi kesepian trus minta ditemanin,
jadilah tercipta hawa/eve. Konon ktany wanita adalah mahkluk yang sangat sulit
untuk dimengerti y, betul tah ini hai kaum wanita? (jawab dong, iya2…iya kamu
yg d

sana

…).  Kaum yang sangat sulit d tebak gerak-gerikny,
mungkin karena mereka cenderung menggunakan perasaan daripada logika kali y
(seringkali timbul ketidakjelasan, tanpa sebab, benar2 membingungkan, ckckck)…ad
yg bilang wanita adalah kaum lemah, mungkin dari segi fisik, klo dari daya
tahan mental, psikis, rasany wanita lebih kuat dari pria.

 Klo
saya nilai, wanita adalah makhluk yg sangat, sangat, sangat (tambah satu lagi
akh, biar efek hiperbolisny kerasa) pintar menyembunyikan perasaanny, terutama
kepada kaum pria (gk percaya, cb anda teliti lebih jauh). Ini adalah senjata
ampuh yg digunakan oleh wanita. Logika yg ditanamkan “mudah didapat, mudah
lepas”. Mreka gk mo disebut sebagai “cewe gampangan”. Biasany klo pun suka ama
co, suka pura2 biasa aj, padahal dalam hatiny uda berdebar2 (dag dig duerrrr). Y
intiny ap yg didalam kadangkala tidak sama dengan yg diluar. Klo ad yg bilang pria
sering bohong, wanita pun melakukan hal yang sama, bahkan dari segi kuantitas mungkin
lebih sering, klo pria mungkin hany klo ad gebetan baru aj (hihihi, normal gpp
sah2 aj, asal lom ad ikatan/komitmen), wanita bisa dalam segala hal kehidupan
sehari2 baik sepele maupun yg serius. Hany saja wanita bisa berbohong dengan
smooth (tanpa d sadari/realize), karena biasany mengelak dengan jawaban
penggunaan kata yg pas. Sedangkan pria langsung ketahuan, maklum krn saya
sedikit puny naluri psikolog jd tau (feeling kuat, ni orang bohong/jujur)

 Tipe wanita hany dua, yg
introvert ma yg ekstrovert. Secara ini saya lebih suka ma yg ekstrovert, lebih
nyambung. Ciri2 yg introvert sedikit ngomong, banyakan jaim, rada kurang PD, apik,
sensitif/gampang tersinggung, yah wanita sekalee-lah, mknya banyak co yg prefer
ma tipe ini. Meanwhile ekstrovert’s tipe, orangny rame, suka becanda, kadang
mandiri, gk canggung krn PD abiss, asyik bla..bla..ny n tak kalah penting kepribadian
apa adany.

 Wanita klo lom pernah kt kenal, sangat
senang jika seorang co kasi senyuman  yg
manis (tp bukan senyum binal yah, cb praktikkan, mujarab deeh). Wanita sangat
butuh dengan namany kasih sayang, perhatian yg intensif, perlindungan. Mkny klo
d gombalin mreka suka bgt, dikasi hadiah mreka suka, ditanya2 mreka suka,
diajak makan n jalan2 apalagih. Wanita pada dasarny lebih mudah luluh
dibandingkan dengan pria. awalny si kliatan keras, tp klo udah dapet hatinya,
emm bahkan klo uda terlanjur sayang n cinta, pengorbanan ma co biasany lebih
besar, even utk kehormatanny pun rela diberikan (not based in my experience,
but other). Abis mo gmn lagi khan cinta, hehehe wanita khan sebenarny untuk hal
ini jg merupakan kebutuhan bagi mreka, cmn dipendam dl yah. Mkny klo dipegang
tanganny, dibelai rambutny, dielus2 bahuny, dipeluk erat2, dicium mreka diam aj
sambil merem-melek (enuaakkk yaks..mmm bcanda ampunnn,,,).

 Ad yg bilang oleh karena segala
kelebihan dan kelemahan, wanita harus, patut, layak untuk dihargai even though
sudah trikat kontrak milik seorang co. Tp terkadang nge-BT-in karena wanita
suka memanfaatkan hal ini secara berlebihan, hati2 aj. Seorang wanita harus
memiliki keunggulan dalam hal kepribadian, yah semakin diasah ajah setiap hari,
otomatis kecantikanny secara fisik akan memancar, trus banyak co d yg suka, meskipun
kamu biasa2 aj.
Yg didalam akan mengalahkan
fisiklah (co keren ce biasa, ato co biasa ce cantik). Tambah lagi klo seorang
wanita punya iman yah, terlihat dari cara dia menjalani hidup. Bukan hany sikap
ato tampak luarny aj, but from inside is more important, seorang co jg bisa menimba
inside seorang wanita lho (carany rahasia…).

Klo saya sendiri melihat
seorang wanita tidak hanya sekedar istilahny chemistry, ada ikatan2 kimiawi (lg
populer, dr

USA

awalny), but ada pesona yg tak habisny. Ntah asyik diajak ngobrol, nyambung (gk usah pandai2
kalee, ntar kaum co dibodoh2in/ketipu lg), keceriaanny setiap hari, baek gk
timpang, ketulusan n kepolosan. Pesona yg membuat setiap pria enjoy setiap saat
n cocok dengan kamu. Intinya kt temen saya, yang penting hatiny Den…. Bener
klo gk hati, gk mungkin bisa cocok jadi teman hidup kt selamany (sekali untuk
seumur hidup tul gk? I bet U!!), tiap hari bertemu, satu tempat tidur tatap2an,
mengalami bahtera persoalan, merencanakan masa depan dan segala hal lainny.

Ini adalah salah satu tulisan yah, mo percaya ato gk terserah aj. Tp pada
dasarny saya gk tau apa2, saya khan masi polos seperti anak kecil apa adany, jd masih banyak pengetahuan lain yang lom
tergali. Br hal2 yg general aj, like a human woman also diciptakan memiliki
kepribadian yg unik, berbeda antara satu dengan lainnya.
Semoga bermanfaat n berguna bagi pembaca.

Mama

Wednesday, July 11th, 2007

Mama

 

Sebuah nama yang indah bukan? Beberapa orang menyebut nama yang berbeda
seperti ibu, bunda, mamah (pake h, hehehe), enyak, nyokap. Nama yg sangat
berjasa bagi sebuah keluarga, terutama untuk anak-anaknya. Wanita yg sangat
sabar dalam mengandung kita selama kurang lebih 9 bulan, dalam segala
keterbatasan dan kesulitan yang dialami. Penyayang bagi anak-anakny dari lahir,
anak-anak, remaja, dewasa, even sampe kt uda menikah sekalipun, hingga akhir
hayatnyalah. Setelah saya menjadi manusia dewasa (dari segi usia yach,,), saya
mengalami betul apa kata pepatah yang mengatakan ”kasih ibu sepanjang jalan”.  Kasihnya mengalir seperti aliran air, mengalir,
mengalir dan mengalir.

Tidak hanya berperan sebagai ibu bagi anak-anakny, juga berperan sebagai istri
bagi suaminy, melayani semua kebutuhan suami dengan sebaik-baikny, mulai dari
urusan perut hingga tetek bengek lainnya. Dulu saya pikir untuk urusan ini
mudah, ternyata setelah saya terjun bantu-bantu juga (jika ada waktu luang
pulang ke rumah), gampang2 susah ternyata. Bahkan bagi ibu yang menjadi wanita
karir/bekerja, sangat sulit tentunya membagi waktu antara keluarga dengan pekerjaan,
tp ternyata kaum ibu memang cerdas, nyatanya beres2 aja smua kerjaannya. Wajar
saja jika kaum ibu keliatan lebih tua setelah beberapa tahun melewati bahtera
rumah tangga, knp? Karena kesibukanny sehari-hari yang penuh dengan problematika.

Ketika kita jaman anak-anak, kt dididik dan ditanamkan nilai-nilai ajaran, diajari
membaca, belajar mengeja, cara bermain, cara berteman, didorong untuk meraih
nilai yg baik d sekolah, kt dituntun karena kasihnya. Setelah masuk fase
remaja, ad sedikit kebebasan yang diberikan oleh ibu kt, walopun sebenarnya
pada tahap ini banyak orangtua yang khawatir akan perkembangan kt yang masih
labil dan mudah tergoda dengan hal-hal yang tidak baik. Namun saya yakin, jika pembinaan
sejak kecil dan perhatian terus menerus, kt akan baik-baik saja. Tentunya
kebebasan yang diberikan, dilihat dl, sperti apa anak2nya. Biasany pada tahap
ini, anak2 mulai melakukan ”pemberontakan” kecil2anlah.
Walopun demikian ibu kt tetap menerima apa adanya
kelakuan anak dan setia menemani.

Masuk masa transisi dari remaja menuju dewasa. Era privacy, kt sering
melakukan protas-protes sana sini, ingin kebebasan yg seluas-luasnya, tp ibu kt
berusaha menahan emosi dengan memberikan arahan-arahan supaya gmn baikny. Klo
kt bisa dipercaya saya yakin kt bisa sebebas yg kita mau lho sebenarnya, itu aj
si kunciny.  Singkatny figur seorang ibu
gk ada matinyalah, ungkapan seribu kata gk akan cukup. Berapa banyak
pengorbanan yang diberikan, dari waktu, tenaga, pikiran, hati, kasih sayang.
Sedangkan kt berapa banyak caci maki yang kita berikan, kenakalan yang kita
lakuin, kebohongan dan tipu2, dana/uang yang kt habiskan, dan kerepotan2
lainnya (kek doktrin jaman SMP n SMU ni, huahahaha).

Yang tak kalah penting doa seorang ibu yg tak putus2nya mendoakan kt selalu
kepada YME. Memberikan petuah-petuah bijak, merawat kt pada waktu susah jg,
merawat kt pada waktu sakit, menemani pada waktu kita ada masalah besar dan
memberikan motivasi, memberikan senyuman tulus. Itu semua gk kt dapet dari
temen deket/sobat, pacar, kakak, abang, ato ayah jg sekalipun misalnya. Berapa
banyak ibu yang berjuang demi anak2nya, dengan menjadi kondektur, tukang becak,
pemulung, tukang sapu jalan, jd TKW yg dipukuli (bukan merendahkan ato menghina
cmn kurang humanis n kurang cocok aj) ini buktinya…Walaupun demikian saya
juga tidak buta, ibu juga pasti ada kekurangannya, namanya juga manusia.

Yah oleh karena itu, selagi kt masi bisa dan beliau masi ada, gk ada
salahnya  kita berbakti dengan cara
menyenangkannya. Dari hal kecil maupun besar klo bisa. Meskipun saat ini, saya
juga belum bisa membanggakan beliau dan jauh dari cukup menyenangkan beliau. Tp
saya sudah coba apa yang saya bisa, y saya berikan walo hanya kecil sekali
bahkan tidak berarti bila dibandingkan dengan pengorbanannya. Setidaknya beliau
menjadi senang dan tau betapa berartinya beliau dimata kita. Terkadang kt harus
dapat membuang rasa egois, dengan hanya memikirkan masa depan kt saja. Kt terlalu
sibuk dengan aktivitas kt sendiri, kt tidak memperdulikan beliau, kt terlalu
ambisi dengan cita-cita kt. Sudah tercapai, lom tentu beliau masih ada bukan?

Yah telat deh, gk ksampaian balas jasanya, gpp jg y balas jasanya ke anak
kalean khan nantinya. Hanya saja jangan lwatkan kesempatan yang ada, kesempatan
tidak akan datang dua kali! klo bisa lakukan hari ini,  yah hari, klo sekarang, y sekarang juga kita
lakukan. Jangan tunggu hingga kondisi kt saat yg terbaik, mapan, ato
berkecukupan baru memberikan. Lebih repotnya lagi klo uda berkeluarga, lebih
sulit lagi deh. Moment dimana kt lagi bujangan n sudah kerja merupakan moment
yang tepat, trust me…Fokuskan pada ibumu, br kerja n trus deh soulmatemu.

Biarkan beliau merasakan kasih sayang kt, hasil jerih payah kt, kebanggaan,
rasa pujian dari orang lain. beliau tentunya tidak mengharapkan hal-hal yang
besar pada kita, dia mengerti akan keterbatasan kt. Ayuh kita berikan ibu kt tetesan
air mata kebahagiaan, bukan air mata kesedihan.